Agung Risko Susanto
Source: http://www.amronbadriza.com/2012/06/cara-membuat-teks-bergerak-di-blog.html#ixzz2GQTATQd0

Sabtu, 10 Desember 2011

Harvest Moon: The Tale of Two Towns

Siapa yang tidak kenal game Haverst Moon, sebuah game simulasi petani yang diperkenalkan oleh Natsume sejak zaman Playstation yang booming dan telah menelurkan beberapa sekuel penerusnya. Kini Gamers bersorak kembali dalam menyambut kedatangan sekuel terbaru berjudul Harvest Moon: Tale of Two Towns yang mengisahkan perseteruan dua desa, di mana dahulu kala desa Konohana dan Bluebell hidup berdampingan dalam kedamaian namun kini sudah retak hanya karena mereka saling mengklaim makanan di desa merekalah yang terbaik. Hingga suatu hari petani muda melintasi jalan dihutan dalam keadaan terburu-buru, namun seekor rubah muncul tiba-tiba sehingga membuat kuda tersebut kaget dan akhirnya petani muda tersebut terjatuh dari kudanya.
Untungnya petani muda ditolong oleh dua kepala desa yang kemudian menawarkan tempat tinggal di desa mereka. Masing-masing kepala desa memperkenalkan desa mereka yang dimulai dari Bluebell merupakan desa yang bergaya barat dengan aktivitas penduduknya berfokus pada perternakan. Lalu Konohana merupakan desa yang bergaya timur dengan aktivitas penduduknya berfokus pada cocok tanam. Sebagai petani muda, kita harus memilih salah satu desa tersebut sebagai tempat tinggal dan misi dalam game ini adalah memperbaiki hubungan kedua desa tersebut. Namun jangan khawatir setelah memilih salah satu desa kita tetap masih dapat berkunjung ke desa tetangga kapan saja kita mau dan dapat berpindah desa pada tiap akhir musim.
Gameplay pada sekuel ini juga tidak jauh berbeda dengan sekuel sebelumnya. Kita dapat berternak dengan tambahan dua ternak baru yakni Alcapa dan lebah madu, memberi makan ternak, membersihkan ternak, menanam benih, menyiram tanaman, mengumpulkan hasil dari ternak dan memetik hasil panen untuk dijual ataupun diberikan kepada penduduk setempat. Ritme permainan dalam game ini berjalan secara bertahap, tidak semua aktivitas dapat dilakukan diawal permainan. Namun seiring berjalannya permainan kita akan mendapatkan beberapa alat baru yang sangat berguna bagi aktivitas kita, misalnya sikat, palu, penyiram air, ataupun radio cuaca. Perlu diperhatikan pula aktivitas yang kita lakukan akan menguras stamina yang dapat dipantau pada Stamina Meter. Stamina karakter dapat diisi kembali dengan cara makan maupun tidur.
Selain berkeliling desa, kita juga dapat mengunjungi pegunungan yang memiliki banyak tempat untuk dijelajahi serta melakukan berbagai macam aktivitas seperti menangkap serangga dan ikan dengan tangan kosong disungai, ataupun mengunakan alat pancing agar menangkap lebih banyak jenis ikan. Namun perlu juga diwaspadai adanya binatang liar, seperti beruang atau panda, yang meskipun berbahaya kamu tetap dapat memuatnya jinak dengan memberi makanan secara rutin.
Tiap desa juga memiliki papan request yang berfungsi untuk menampung permintaan dari penduduk desa, kita dapat mengambil tugas tersebut seperti memenuhi item yang diminta dan menolong orang lain. Tugas request dalam game ini dikategorikan menjadi beberapa tingkat kesulitan yang disesuaikan dengan ranking pada request tersebut, mulai dari D, C, B, A, dan rangking S sebagai tingkat yang paling sulit. Pihak pengembang juga mengadaptasi konsep pada sekuel Grand Bazaar yang memperhatikan mutu sebuah item, tentu saja saat kita berhasil menghasilkan sebuah item yang bermutu maka imbalan yang diberikan juga sangat berkualitas. Disamping mendapatkan imbalan, hubungan baik dengan penduduk desa setempat juga semakin meningkat. Sayangnya disaat tidak berhasil menyelesaikan tugaskamu tidak akan dikenakan pinalti sehingga terasa kurang menantang, bahkan ketika kamu mengambil tugas tersebut maka tidak ada opsi untuk membatalkannya lagi.

0 komentar:

Posting Komentar