Agung Risko Susanto
Source: http://www.amronbadriza.com/2012/06/cara-membuat-teks-bergerak-di-blog.html#ixzz2GQTATQd0

Rabu, 09 November 2011

Contre Jour


Nama Chillingo pastinya sudah tidak asing bagi gamer di platform iOS, sebabnya tidak lain tidak bukan karena perusahaan ini rajin mengembangkan maupun mendistribusikan game-game hit bagi gadget keluaran Apple itu. Angry Birds, Cut the Rope, sampai Zen Bound adalah produk-produk yang digarap maupun didistribusikan oleh Chillingo. Contre Jour ini adalah garapan teranyar dari Chillingo. Apakah bias mencapai standar tinggi mutu gaming yang telah ditetapkan para pendahulunya?
Bicara soal judul, Contre Jour, saya yakin istilah Perancis ini tidak asing bagi kalian yang hobi fotografi, sebab Contre Jour adalah sebuah teknik fotografi yang arti harafiahnya adalah 'melawancahaya' / 'against daylight'. Akan tetapi bagi mereka yang tidak suka fotografi tak perlu khawatir sebab game ini sama sekali tak ada hubungannya dengan potret memotret. Nama ini hanya dipakai untuk menunjukkan atmosfir yang diusung oleh game ini.
Saya tahu aneh bicara mengenai atmosfir sebuah game sebelum gameplay-nya tetapi Contre Jour menawarkan pengalaman audio visual yang sungguh menawan sehingga saya kudu menyebutkannya. Mayoritas game ini terbagi hanya dalam dua warna: hitam dan putih sehingga dari sanalah nama Contre Jour terpakai.
Sebelum memulai permainan, game ini juga menganjurkan kepada gamer untuk memakai earphone demi pengalaman audio terbaik. Saran tersebut tidak salah, music dalam game initer komposisi dari dentingan piano melodi yang lembut dan menghanyutkan. Ini membantu gamer tetap berkepala dingin walau gagal menyelesaikan puzzle-puzzle yang ada. Tahukah kalian bahwa music dalam game ini secara khusus dikomposisi oleh David Ari Leon yang adalah seorang komposer yang sudah malang melintang di dunia TV dan musik?
Singkat kata: Contre Jour merupakan salah satu game paling cantik nan artistik yang hadir di iOS menyusul Sworcery ataupun World of Goo

0 komentar:

Posting Komentar