Agung Risko Susanto
Source: http://www.amronbadriza.com/2012/06/cara-membuat-teks-bergerak-di-blog.html#ixzz2GQTATQd0

Rabu, 09 November 2011

The Dark Meadow


Sejak dirilisnya Infinity Blade di akhir tahun lalu penilaian banyak orang terhadap sistem iOS mulai berubah. Ternyata game mobile bisa menghadirkan grafik yang setara konsol dan lebih dari sekedar mini-game macam Angry Birds. Game tersebut juga mencelikkan mata para developer lain untuk mencoba menjajal teknologi Unreal dalam pembuatan game mereka. Beberapa hasilnya sudah muncul dalam bentuk Dream:scape pertengahan tahun lalu dan pada beberapa saat lalu melalui The Dark Meadow.
The Dark Meadow pada dasarnya merupakan kloning dari Infinity Blade yang gameplaynya disederhanakan dan nuansanya diubah menjadi horror dari medieval fantasy. Kok bisa saya mengeluarkan statemen seperti itu?
Kamu terbangun di sebuah institusi rumah sakit misterius yang tak berpenghuni. Kamu tidak ingat apa yang terjadi dan kenapa kamu sampai dibawa ke sini. Yang kamu tahu bahwa saat ini kamu sudah dipersenjatai dengan senjata panah (crossbow) dan sebuah pedang berkarat. Seorang pria (kakek?) misterius mengatakan bahwa kalian berdua telah diperangkap di sini oleh seorang penyihir (witch) yang jahat dan harus meloloskan diri. Ketakutanmu akan tempat ini makin menjadi-jadi saat kamu keluar dari kamar dan menjelajahi lorong-lorong berlantai reot dikarenakan mendadak saja monster-monster dari kegelapan bermunculan untuk menyerangmu.
Apa yang sebenarnya terjadi di rumah sakit ini sampai kuasa kegelapan begitu kuat mengikatnya? Siapa witch yang disebut-sebut sebagai wanita jahat oleh sang kakek misterius yang terus mengobrol denganmu melalui jalur interkom? Dan apakah kakek misterius itu sendiri waras otaknya karena kalau iya kenapa ia terkadang mengatakan hal-hal mengerikan dan sadis seperti membunuh orang? Apakah mereka semua sudah gila dan kamu satu-satunya orang waras di sini?
The Dark Meadow garapan studio Phosphor Games memiliki satu keunggulan definitif dibandingkan Infinity Blade: jalan ceritanya. Tidak seperti Infinity Blade yang tak memiliki jalan cerita apapun (Kenapa kamu mau membantai God King? Kenapa semua keturunanmu persis kamu?), The Dark Meadow memiliki jalan cerita solid serta dinarasikan melalui monolog si kakek misterius dan dari potongan-potongan kliping koran atau jurnal yang bertebaran di pelbagai ruangan. Perlahan tapi pasti kamu akan mengerti dan menyatukan latar belakang rumah sakit tempatmu terbangun macam kepingan puzzle yang tersusun. 

0 komentar:

Posting Komentar